Siapa yang taktahu lele,salah satu ikan air tawar yang bersungut,yang sering kita jumpai dipasar-pasar ataupun diwarung-warung. Rasanya yang gurih dan kandungan gizinya yang tinggi membuat ikan ini laris manis dipasaran. Semakin menjamurnya usaha warung pecel lele di kota-kota besar menyebabkan prospek budidaya pembesaran lele semakin menggiurkan. Ikan lele dengan ukuran sekali konsumsi sangat mudah dijual, bahkan dapat dikatakan bahwa ikan lele tidak ada yang ditolak oleh pedagang di pasar maupun warung pecel lele. Teknis budidaya lele dikolam terpal sistem pembesaran tergolong cukup mudah, disamping itu, pemeliharaan usaha pembesaran lele juga terbilang cepat dan praktis. Untuk memulai usaha dengan sistem pembesaran lele, Anda dapat melakukannya di berbagai tempat atau media. Salah satunya adalah cara ternak lele dengan mengunakan terpal. Meskipun saat ini banyak yang melakukan usaha ternak lele, perlu Anda pahami bahwa sampai dengan saat ini kebutuhan lele di seluruh kota besar di Indonesia, terus meningkat setiap harinya. Jadi Anda yang akan memulai usaha pembesaran lele tidak perlu kawatir, untuk memasarkanya.
Pada kesempatan ini, kita akan membahas bagaimana menentukan lokasi kolam terpal dilahan sempit,tapi sebelum itu kita perlu memahami tentang hidup lele. Suhu ideal agar Lele bisa hidup dengan baik adalah pada suhu antara 25°-28°C,setelah itu kita akan mecari lokasi yang tepat untuk budidaya lele dengan pertimbangan sbb;
1,sumber air.
Jangan terlalu jauh dengan sumber air yang berkwalitas,kwalitas air sangat berpengaruh dalam proses pembesaran ikan. Air yang buruk dengan kadar oksigen yang rendah menyebabkan nafsu makan ikan menurun. Hal ini tentu akan memperlambat perkembangan ikan. Adapun kwalitas air yang baik ditandai dengan;
*bening
*tidak bau
*tidak tercemar
*pH air antara 6-7.
2.kebutuhan kolam.
Sebelum kita membuat kolam,sebaiknya tentukan dahulu berapa jumlah ikan yang akan dibudidayakan. Misalnya kita akan menanam bibit 1000ekor,cukup dengan ukuran kolam 2*3meter,jangan bibit 10rb ekor kita membuat kolam ukuran 2*3meter,yo..ora cukup brow..?
3.menentukan lokasi budidaya.
Lokasi budidaya termasuk salah satu faktor dalam menentukan keberhasilan anda,
*Carilah tempat yang teduh karena suhu ideal ikan lele berkisar antara 25-28°c,dan kalaupun panas sepanjang siang kita bisa memasang paranet diatasnya guna mengurangi panasnya matahair.
*carilah tempat yang minim predator atau ganguan orang iseng. Jadi menurut kami sebelum kita mulai budidaya lele sebaiknya kita lindungi/ pagar dulu lokasi,biar predator seperti kucing atau sekedar orang iseng tidak masuk. Karena percuma saja kita tanam lele kalau malamnya dipancingi orang iseng,ya..habis kita gak panen,he..he..betul.
1. Persiapan awal Anda harus menentukan lokasi usaha pembesaran lele. Pilih tempat cara ternak lele dengan memperhatikan kondisi lingkungan, terutama air. Lokasi beternak lele harus memiliki sumber air yang tidak tercemar, baik itu limbah industri, maupun limbah rumah tangga. Persiapan selanjutnya cara ternak lele adalah membuat kolam terpal yang berukuran 3 x 5 x 1 m atau sesuai kondisi. Jumlah kolam yang harus Anda buat berjumlah 24 kolam. (untuk memenuhi target panen lele setiap 2 bulan sekali). Persiapkan peralatan budidaya pembesaran lele seperti ember plastik, seser, serta tes kit kualitas air. Aliri kolam terpal tersebut dengan air hingga mencapai ketinggian 80 cm. Sediakan benih lele berukuran 8-10 cm kemudian masukkan kedalam kolam terpal sebanyak 100 – 200 ekor/m3
2. Antisipasi awal Tentunya cara ternak lele tepat, harus mepertimbangkan resiko atau ancaman yang dapat menghambat usaha bisnis pembesaran lele. Nah antisipasi awal perlu untuk Anda lakukan, agar hasil bisa maksimal. Persiapan kolam terpal Sering kali, benih yang baru ditebar kedalam kolam mati semua, hal ini disebabkan karena terpal yang baru masih mengeluarkan bau dan mencemari air, sehingga meracuni benih. Untuk itu, pastikan bau yang menyengat tersebut telah hilang sebelum benih lele ditebar dengan cara mencucinya hingga baunya hilang, atau dapat juga dengan cara mendiamkan kolam terpal tergenang air selama 2 minggu kemudian kuras habis air tersebut, baru kemudian aliri kembali dengan air untuk proses penyebaran benih lele. Cara ternak lele yang tepat, harus memperhitungkan biaya pengeluaran pakan, serta cara pemberian pakan yang efektif. Kebutuhan pakan untuk ternak lele sering kali tidak terkendali, sehingga pengeluaran membengkak. Pemberian pakan dengan bangkai binatang terkadang mengakibatkan ukuran pertumbuhan lele tidak merata. Seringkali penggantian air secara langsung dapat membuat lele mabuk dan stress yang berakibat pada kematian lele, untuk itu cara ternak lele dalam melakukan pergantian air, harus secara bertahap sedikit demi sedikit.
3. Strategi pemeliharaan lele Cara ternak lele pertama kali sebelum Anda menebar benih yaitu, diamkan kolam terpal yang telah dicuci sebelumnya, diisi air hingga 3/4 kolam. Berikan daun ketapang atau daun papaya selama 3 – 4 hari. Setelah itu buanglah air tersebut dan diganti dengan air bersih yang baru untuk persiapan penyebaran benih lele. Tambahkan probiotik kedalam air sesuai dengan dosis pada kemasan produk atau melalui pakan. Cara ternak lele dengan mengunakan probiotik bertujuan mempercepat pertumbuhan benih, mengurangi jumlah konsumsi pakan, serta menurunkan tingkat kematian lele. Berikan pakan pelet dengan kandungan protein 30 – 32% sebanyak 3 – 4% dari berat lele dengan frekuensi pemberian sebanyak 3 kali sehari. Berikan pakan sedikit demi sedikit dengan intensitas yang terukur. Pemberian pakan dalam cara ternak lele jika berlebih akan menyebabkan pertumbuhan lele menjadi buncit, bahkan pecah dikarenakan sifat alami lele yang sangat rakus. Pemanenan lele dapat dilakukan setelah pemeliharaan selama 2 bulan sejak benih ditebar di kolam terpal. Sebenarnya untuk cara ternak lele sistem pembesaran pada kolam terpal, dapat Anda lakukan sendiri, tentu jika Anda memiliki waktu luang. yang bertujuan untuk dapat mengurangi biaya produksi yang dikeluarkan dari pengunaan tenaga kerja. Langkah lainnya untuk menekan biaya produksi cara ternak lele adalah dengan memanfaatkan limbah rumah tangga diantaranya sayuran yang tidak termakan yang dapat mengurangi biaya pembelian pakan lele yang besar. Demikianlah bisnis angri cara ternak lele dengan sisitem pembesaran di kolam terpal dengan target panen 2 bulan,kurang dan lebihnya mohon maaf,semoga manfaat dan salam sukses selalu.
Sekian dulu,kurang dan lebihnya mohon maaf,semoga manfaat,salam sukses.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar